gandulan dan POKKK!!

wahwah,,cerita ini terjadi pas jam olahraga klasku pada hari itu.
cerita yang menjadi tulisan perdana di multiply-ku ini terjadi dengan kronologi :
pada saat itu jam pelajaran waktu itu hari itu bulan itu klasku telah usai pelajaran itu.
setelah pelajaran itu,pelajaran berikutnya adalah olahraga.
karna pas pelajaran itu tadi tidak boleh langsung pake seragam olahraga,maka saya ganti baju.
ganti di sebuah ruangan,sebut saja ‘ruangan itu’.
setelah ganti baju di ruangan itu,saya mendengar suara peluit yang ditiup oleh seorang guru,
seorang guru tersebut panggil saja ‘guru itu’.
di lapangan telah ada tiga guru yang diantaranya adalah guru itu.
ternyata yg cowok diampu oleh 2 guru slain guru itu di luar lapangan,sebut saja ‘lapangan itu’.
di luar lapangan itu,yang cowok disuruh skipingan(bermain skiping(tulisane piye?)).
karna alat skipingnya terbatas,maka disuruh bergantian.
saat sebagian bermain skiping,sebagian yang lain disuruh belajar rangen.
rangen itu mengangkat tubuh menggunakan tangan,dengan cara berbandulan di gawang.
gawang seperti yang baru – baru ini dipasang di luar lapangan itu.
nah,aku melihat teman2 menyalahgunakan gawang itu sehingga tidak melakukan rangen.
perbuatan mereka membuatku tertarik sehingga pengen mencoba melakukannya.
akupun menirukan apa yang dilakukan mereka.
tibatiba “PLSSTT”,,aku terpeleset dan “POKK”.
rasa sakit di suatu bagian tubuhku terasa sakit dan bergetar. rasanya menggila.
untungnya tidak terjadi apa2 pada bagian tubuhku tersebut.
alhamdulillah.
2 guru slain guru itu dan teman2 cemas takut trjadi apa2 denganku.mereka segera menolong.
aku teriak “AKU GAKPAPA PAK”.
“MAAFKAN SAYA PAK”.

tau apa kegiatan yang teman2ku dan aku lakukan?
yang dilakukan adalah tangan bergandulan kemudian kaki diangkat melewati kedua tangan tepat di tengah2nya, kemudian mendarat di tanah dengan kaki didahulukan.
tetapi yang terjadi padaku yaitu pada saat akan mendarat di tanah,
tanganku yang basah berkeringat terpeleset dan tubuhku pun tak seimbang.
jadi, kaki kiriku juga terpeleset ke depan dan kemudian kepala tertolak ke belakang dengan cepatnya yang mengakibatkan mengenai lingir semenan berwarna merah.
rasa sakit dan puyeng di kepala pun terasa sangat menggila,tetapi karna aku merasa bersalah kepada dua guru selain guru itu,jadi aku memaksakan untuk berdiri dan bilang “AKU GAKPAPA PAK”. “MAAFKAN SAYA”.
kemudian mereka menyuruhku untuk tiduran dan menenankan diri.

wah,, aku mbatin “rekane arep sangar,malah dadi isin”.
hehe. . begitu cerobohnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s